Seleb

Sering “ML” Namun Tak Kunjung di Nikahi, Model Bohay Ini Polisikan Wali Kota Kendari

AGATA.ID, Kendari – Wali Kota Kendari yang baru saja terpilih Andriatma Dwi Putra (ADP) dilaporkan ke polisi oleh seorang model seksi bernama Destiya Purna Panca alias Destiara Talita. ADP dilaporkan ke polisi atas tudingan telah melakukan pencemaran nama baik.

“Iya, ada laporan masuk ke SPKT Polda Metro Jaya sekitar tanggal 8 Agustus 2017 kemarin,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat di konfirmasi, Jumat (11/8/2017), seperti dilansir Kompas.com.

Baca juga: Astaga! Guru Bahasa Inggris Ini Chat Mesum ke Siswinya Yang Baru Duduk di Kelas SMP

Kasus ini berawal dari perkenalan ADP dan Tata pada tahun 2016 lalu, hingga berujung kepada hubungan khusus. Pada Juni 2017, ADP berjanji akan menikahinya secara siri. “Harapannya agar hubungan kami sah di mata agama,” ujar Tata di Mapolda.

Sering "ML" Namun Tak Kunjung di Nikahi, Model Bohay Ini Polisikan Wali Kota Kendari

Janjinya tak ditepati, Tata pun pasrah. Termasuk saat melakukan hubungan intim layaknya suami istri. Dia pun memperlakukan ADP layaknya seorang suami, walaupun pernikahan siri yang dijanjikan belum terlaksana. “Waktu itu saya percaya bahwa nantinya pernikahan siri akan terjadi,” kata Tata.

Janji tinggal janji. Menurut Destiya, ADP sulit dihubungi selama Juli kemarin. “Terkesan menghindar, saya mulai panik,” kata Tata.

Pasalnya, pada 14 Juni 2017, ia mengaku masih “ML” dengan ADP di Hotel Marina Bay Sand Singapura.

Tapi, Dia mulai takut berbadan dua. Pada 8 Juli 2017, Tata kembali mencoba menghubungi ADP. “Saya ingin bicara baik-baik, menanyakan kelanjutan hubungan ini sekaligus menagih pernikahan siri yang dia janjikan,” jawabnya.

Baca juga: 7 Fakta Soal Pacar Ello, Aurelie Moeremans Pernah Disiksa Sampai Dipaksa Foto Telanjang!

Namun lagi-lagi, ADP tak merespons. Baru pada 9 Juli 2017 ADP menghubungi Tata. Sayangnya, ADP bukan memberikan solusi terbaik untuk hubungan mereka, namun justru memaki-maki dengan ucapan kotor. “Semua saya rekam di ponsel,” imbuh Tata.

Tak kuat dengan perlakuan tersebut, didampingi dua sahabatnya Destiya akhirnya memilih menempuh jalur hukum, melaporkan kasusnya ke PMJ. “Sebagai perempuan, martabat saya direndahkan,” pungkas Tata.

Destiara adalah satu di antara model majalah dewasa dan pada Pemilu 2014 lalu, dia pernah menjadi calon anggota legislatif. Pada mesin pencarian Google, foto-foto vulgarnya bertebaran.

A post shared by Tata (@destiara_talita) on

A post shared by Tata (@destiara_talita) on

A post shared by Tata (@destiara_talita) on

A post shared by Tata (@destiara_talita) on

To Top